-->

Sunday, December 9, 2012

Corak Kehidupan Negara-negara di Lintang Subtropis dan Sedang



BAB I
PENDAHULUAN
1.1.            Latar Belakang
Suatu negara memiliki kondisi sosial ekonomi yang berbeda-beda. Ada yang masih bergantung pada negara lain, ada yang sebatas mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, dan ada yang telah mampu memberi bantuan kepada negara lain. Perbedaan kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pengelompokan-pengelompokan negara berdasarkan kondisi sosial ekonominya. Kalian tentu pernah mendengar bahwa negara-negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, Prancis ataupun Jerman disebut sebagai negara maju. Kemajuan negara-negara tersebut dapat dilihat dari banyaknya kota-kota metropolitan yang dicirikan dengan kondisi fisik berupa banyaknya bangunan atau gedung-gedung tinggi sebagai kawasan industri dan perkantoran. Hal tersebut dikarenakan mayoritas negara maju perekonomiannya bertumpu pada sektor industri, jasa dan perdagangan. Adapun negara-negara seperti Afrika Selatan, India, Pakistan, Laos, Malaysia, dan termasuk negara kita disebut negara berkembang. Negara berkembang pada umumnya bercorak agraris, karena masih banyak ditemui lahan pertanian yang luas dan subur.

1.2.            Rumusan Masalah
a.       Subtropis dan sedang …?
b.      Negara maju dan Negara berkembang…?
c.       Corak kehidupan Negara maju dan Negara berkembang…?




BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Iklim Subtropis dan Iklim Sedang
 a. Subtropis
Subtropis adalah wilayah Bumi yang berada di utara dan selatan setelah wilayah tropis yang dibatasi oleh garis balik utara dan garis balik selatan pada lintang 23½° - 40 o utara dan selatan. Kondisi iklim subtropis diwarnai dengan gangguan dan rintangan dari alam seperti badai, hujan salju, atau tornado.
Ciri-ciri subtropis
a.    Memiliki empat musim
b.   Pada musim panas radiasi panas besar
c.    Pada musim dingin radiasi panas sangat kecil
d.   Pada waktu musim dingin terjadi hujan salju
e.    Jam siang musim panas lebih lama dari pada jam malam
f.    Jam siang musim dingin lebih pendek dari pada jam malam
            Daerah subtropis di belahan bumi utara meliputi:
Daerah subtropis di bagian selatan meliputi:
b. Sedang
Lintang sedang adalah wilayah bumi yang berada di utara dan di selatan setelah wilayah subtropis yang dibatasi oleh garis balik utara dan garis balik selatan pada lintang 40 ° - 66  ½ ° LU/LS.
Ciri-ciri lintang sedang
·      Banyak terdapat gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara yang sering berubah-ubah, arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering terjadi badai secara tiba-tiba.
·      Amplitudo suhu tahunan lebih besar dan amplitudo suhu harian lebih kecil dibandingkan dengan yang terdapat pada daerah iklim tropis.
Contoh-contoh Negara yang berada di lintang sedang


1.      Jerman
2.      Inggris
3.      Kanada
4.      Italia
5.      Belanda
6.      Polandia
7.      Prancis
8.      Swiss
9.      Irlandia
10.  Austria


2.2. Negara Maju dan Negara Berkembang
a. Negara Maju
Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan.
Negara-negara yang termasuk kategori Negara Maju antara lain :
1.   Jepang (Asia)
2.    Kanada ( Amerika Utara )
3.   Amerika Serikat ( Amerika Utara ).
4.   Australia ( Oseania )
5.   Selandia Baru ( Oseania )
6.   Mayoritas negara-negara di Eropa Utara (seperti Denmark, Inggris, dan Swedia)
7.   Negara-negara di Eropa Barat (seperti Jerman, Prancis, Belanda, dan lain-lain).
Penggolongan suatu negara menjadi negara maju atau berkembang dapat diketahui berdasarkan indikatorindikator berikut.
ü Indikator kuantitatif (data yang dapat dihitung), misalnya:
Ø  jumlah dan kepadatan penduduk
Ø  tingkat pertumbuhan penduduk;
Ø  angka beban tanggungan;
Ø  angka beban tanggungan; dan
Ø  usia harapan hidup.
ü Indikator kualitatif (data yang hanya dapat dibandingkan), misalnya;
Ø  etos kerja dan pola piker
Ø  tingkat pendidikan
Ø  mata pencaharian
Ø   tingkat kesehatan
Ø  Pendapatan
Ø  kesadaran hukum.
Ciri-ciri negara maju :
a. Pendapatan per kapita tinggi
b. Angka pertumbuhan penduduk kecil
c. Angka kematian kecil
d. Memiliki kualitas sumber daya manusia tinggi, sehingga kesejahteraan masyarakat tinggi
e. Kemajuan teknologi dan pembangunan ekonomi yang bergerak cepat
f. Sumber daya alam sudah diolah secara efektif
g. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor.
h. Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
i. Tingkat kesehatan sudah baik.
b. Ciri-Ciri Negara Berkembang
1)Memiliki emiliki Berbagai Masalah Kependudukan
Berbagai tekanan dan masalah kependudukan yang merupakan masalah kompleks di negara-negara berkembang, antara lain:
·         laju pertumbuhan dan jumlah penduduk relatif tinggi;
·         persebaran penduduk tidak merata;
·         tingginya angka beban tanggungan;
·         kualitas penduduk relatif rendah; sehingga mengakibatkan tingkat produktivitas penduduk juga rendah.
·         angka kemiskinan dan pengangguran relatif tinggi; serta
·         rendahnya pendapatan perkapita.
2)Produktivitas Masyarakatnya Masih Didominasi Barang-Barang Primer
Hal ini dikarenakan, pada umumnya > 70% penduduk di negara berkembang berlatar belakang kehidupan agraris yang cara pengolahannya masih dilakukan dengan alat-alat dan metode-metode sederhana. Kondisi ini pula yang menyebabkan sebagian besar penduduk negara-negara berkembang masih tinggal di pedesaan.
3) Sumber Daya Alam Belum dapat Dimanfaatkan secara Optimal
Pemanfaatan kekayaan alam yang dimiliki belum mampu dioptimalkan. Dalam pemanfaatannya, negara berkembang masih bekerja sama dengan negara maju dalam mengeksploitasi sumber daya alam yang dimiliki. Hasil sumber daya alam ini pada akhirnya dijadikan komoditas perdagangan (ekspor) karena belum memiliki teknologi untuk mengolahnya lebih lanjut. Oleh karena itu, pada umumnya negara berkembang mengandalkan ekspor dari hasil alam mentah.
4) Ketergantungan terhadap Negara Maju
Negara berkembang pada umumnya sedang giat-giatnya melakukan pembangunan, namun terbentur kendala modal dan teknologi. Oleh karena itu, mereka cenderung tergantung pada teknologi dan kucuran dana (baik hibah ataupun pinjaman) dari negara-negara yang lebih maju (negara donor) demi kelangsungan pembangunan yang sedang dijalankan. Pada praktiknya, negara-negara donor tersebut pemberikan pengaruh yang bersifat mengikat dan terkesan mendikte terhadap negara-negara yang dibantunya.
5)  Keterbatasan Fasilitas Umum
Kemampuan pemerintah negara berkembang dalam bidang keuangan negara pada umumnya terbatas. Hal inilah yang menyebabkan keterbatasan fasilitas umum yang mampu disediakan oleh pemerintah.
6) Tingkat Kesadaran Hukum, Kesetaraan Gender, dan Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia Relatif Rendah
Tingkat partisipasi masyarakat dalam penegakan hukum relatif masih rendah. Masyarakatnya (termasuk pejabatnya) masih banyak yang melakukan kecurangan-kecurangan hukum tanpa rasa malu. Bentuk-bentuk pelanggaran hukum yang terjadi, antara lain pemaksaan kehendak, penyuapan, korupsi, kolusi, nepotisme, perusakan fasilitas umum, dan sebagainya. Kesetaraan gender juga belum membudaya, wanita yang aktif bekerja masih dianggap sebagai hal yang kurang pantas menurut beberapa kalangan. Penegakan dan perlindungan hak asasi manusia juga belum dapat dilaksanakan secara optimal.
7) Tingkat Pendidikan Masih Rendah
Tingkat pendidikan pendudukan di negara-negara berkembang secara umum masih rendah. Hal tersebut dikarenakan sarana dan prasarana pendidikan baik formal maupun nonformal masih terbatas dan belum memadai sehingga belum dapat dijangkau oleh seluruh penduduk di negara tersebut. Akibatnya, masih banyak dijumpai penduduk yang buta huruf.
8)  Tingkat Pendapatan Masih Rendah
Mayoritas penduduk negara berkembang bekerja pada sektor pertanian yang umumnya masih dikerjakan secara tradisional. Tingkat pendidikan serta penguasaan Iptek oleh penduduk yang rata-rata masih rendah menyebabkan penduduk tidak mampu bersaing untuk bekerja atau menciptakan pekerjaan di sektor lain. Kondisi demikian mengakibatkan penduduk negara berkembang memiliki penghasilan atau pendapat rata-rata yang relatif rendah, sehingga pendapatan perkapita juga rendah.
9)  Tingkat Kesehatan
Taraf kehidupan penduduk negara berkembang yang masih rendah juga berdampak pada tingkat kesehatan penduduknya. Pada umumnya penduduk negara berkembang belum memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan. Minimnya sarana dan prasarana kesehatan menyebabkan tingkat kesehatan rata-rata penduduk di negara berkembang masih rendah juga ditandai dengan angka kematian dan angka kelahiran tinggi, sedangkan angka harapan hidup rendah. Perbedaan Indikator Negara Maju dan Negara Berkembang Pendapatan per kapita (US$):negara maju 27.790,negara berkembang 4.950  Pertumbuhan penduduk (%) :negara maju 0,1 , negara berkembang 1.5  Angka kematian bayi :negara maju 6 , negara berkembang 57. Angka kelahiran/1000 pddk :negara maju 11 , negara berkembang 23  Usia harapan hidup :negara maju 77 , negara berkembang 65
Tahap-Tahap Perkembangan suatu Negara
Tahapan perkembangan negara tersebut menurut Walt Whitman Rostow, seorang ekonom dari Amerika Serikat, dalam bukunya yang berjudul Stages of Economic Growth (Tahapan-Tahapan Pertumbuhan Ekonomi) terbagi menjadi lima tahapan, dengan nama dan ciri-ciri berikut ini.
a. Tahap Masyarakat Tradisional (Traditional Society Stage) Dicirikan dengan:
1)      kondisi masyarakat yang belum produktif;
2)      cara berproduksi dan pola perekonomian yang dijalankan masih tradisional;
3)      sistem dan pola kerja yang telah ada masih bersifat tradisi/turun temurun;
4)      perekonomian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri (belum berorientasi pasar);
5)      mata pencaharian masyarakat di sektor pertanian.
b . Tahap Prakondisi Lepas Landas (Precondition for Take Off Stage) Dicirikan dengan:
1)      terjadi perubahan pola kerja dan sistem di segala bidang, baik sosial, ekonomi, budaya, dan politiknya;
2)      sudah mengenal dan menggunakan teknologi untuk lebih produktif dan efisien;
3)      sudah muncul kesadaran menabung yang lebih produktif di lembaga-lembaga keuangan; serta
4)      kegiatan perekonomian terus bergerak ke arah kemajuan.
c. Tahap Lepas Landas (Take Off Stage) Dicirikan dengan:
1) semakin berkembangnya usaha-usaha produksi;
2) terciptanya berbagai pembaruan yang lebih produktif dan efisien di segala bidang;
3) sektor produksi merupakan sektor dominan yang memacu pertumbuhan ekonomi; serta
4) semakin meningkatnya pendapatan perkapita dan pendapatan nasional.
d. Tahap Gerak Menuju Kematangan (Drive for Maturity Stage) Dicirikan dengan:
1) sektor ekonomi mengalami pertumbuhan yang terus menerus;
penggunaan teknologi modern pada masyarakat semakin meluas;
3) semakin mantapnya struktur ekonomi negara;
4) negara mampu menginvestasikan pendapatan nasionalnya; serta
5) industri modern semakin berkembang, terutama industri yang padat modal.
e. Tahap Konsumsi Massa Tinggi (Age of High Mass Consumption Stage)
Dicirikan dengan:
1) semakin meningkatnya pendapatan masyarakat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan hingga pada tingkat pemenuhan kebutuhan sekunder bahkan tersier
2) perkembangan industri mencapai tahap tertinggi dengan kemampuan sumber daya manusia yang sudah mencapai taraf ahli.
Kelompok Negara Berkembang
A. Negara-negara Afrika
1. Angola



2. Benin
3. Botswana
4. Burkina Faso
5. Burundi
6. Kemarun
7. Chad
8. Pantai Gading
9. Kongo
10. Djibouti
11. Mesir
12. Ethiopia
13. Gabon
14. Ghana
15. Kenya
16. Lesotho
17. Liberia
18. Libya
19. Mali
20. Malawi
21. Mauritius
22. Marocco
23. Mozambique
24. Namibia
25. Nigeria
26. Rwanda
27. Senegal
28. Sierra Leone
29. Somalia
30. Afrika Selatan
31. Sudan
32. Tanzania
32. Togo
33. Tunisia
34. Uganda

B. Negara-negara Amerika Utara, Tengah, dan Karibia
1. Bahamas
2. Barbados
3. Costa Rica
4. Cuba
5. Rep. Dominika
6. El Salvador
7. Guatemala
8. Haiti
9. Honduras
10. Jamaica
11. Nicaragua
12. Panama
13. Trinidad Tobago

C. Negara-negara Amerika Selatan
1. Bolivia
2. Colombia
3. Chile
4. Ekuador
5. Paraguay
6. Peru
7. Suriname
8. Uruguay
9. Venezuela
10. Guyana

D. Negara-negara Asia
1. Afghanistan
2. Bahrain
4. Bangladesh
4. Brunei
5. Burma
6. Cambodia
7. India
8. Indonesia
9. Iran
10. Iraq
11. Jordan
12. Kuwait
13. Laos
14. Lebanon
15. Malaysia
16. Mongolia
17. Nepal
18. Korea Utara
19. Oman
20. Pakistan
21. Philipina
22. Qatar
23. Arab Saudi
24. Sri Lanka
25. Syria
26. Thailand
27. Timor Leste
28. UAE
29. Vietnam
30. Yaman

E. Negara-negara Oseania
1. Samoa (Amerika)
2. Christmas Island
3. Fiji
4. Polynesia (Perancis)
5. Guam
6. Kepulauan Marshall
7. Micronesia
8. Nauru
9. Kepulauan Mariana
10.Papua New Guinea.

























DAFTAR PUSTAKA

http://dediirawan66.blogspot.com/2012/12/corak-kehidupan-negara-negara-di.html
http://hery-yaningsih.blogspot.com/2009/12/masalah-kemiskinan-di-indonesia.html
http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Negara_Berkembang_dan_Negara_Maju_9.1_%28BAB_1%29_IPS
http://www.ekonomirakyat.org/index4.php


Artikel Terkait


Artikel Terkait

Bagikan