"PORTAL GEOGRAFI, LINGKUNGAN DAN TATA KOTA" Gapai mimpimu untuk masa depan yang lebih baik

Showing posts with label Geografi Hewan & Tumbuhan. Show all posts
Showing posts with label Geografi Hewan & Tumbuhan. Show all posts

TANAH KAVLING LOKA INDAH JATIGUWI

KAVLING LOKA INDAH JATIGUWI. PROMO DISKON 5 JUTA Segera milik kavling istimewa di area Ds. Jatiguwi Kec. Sumberpucung. Spek Lokasi - di Area Pemukiman Penduduk. - Legalitas Jelas dan Aman Dengan Surat AJB Atas nama pembeli - jalan 5 Meter - Sudah rata + Sudah Di patok - Siap Bangun Rumah.
Prospek Lokasi - Dekat dengan SMA LOKA Sumberpucung - Dekat SPBU - Dekat Puskesmas - Dekat Ke Pasar SP - Dari jalan Raya jarak 1 KM
System Pembayaran - Cash Keras - Cash Lunak - Kredit dengan DP min 30% Sisa 1 tahun Minat Silahkan Langsung Hubungi Whatapps 085895477742




Share:

TANAH KAVLING SENGGRENG SUMBERPUCUNG MALANG

TANAH KAVLING Ngebruk senggreng Segera miliki kavling istimewa di area Ds. Senggreng Kec. Sumberpucung. Ukuran lokasi : 6x17, 7x21, 7x22, 7x23 Spek Lokasi - Di Area Pemukiman Penduduk. - Legalitas Jelas dan Aman Dengan Surat AJB Atas nama pembeli - Mangku Jalan semua - Sudah rata + Sudah Di patok - Siap Bangun Rumah. Prospek Lokasi - Dekat dengan Wisata Apung Senggreng - Dekat Indomart - Dekat Ke Pasar Ngebruk - Dekat Ke Stasiun - Dekat ke Sekolah - Dari jalan Raya jarak 2 KM System Pembayaran - Cash Keras Harga Bisa Nego - Cash Lunak Harga Bisa Nego - Kredit dengan DP 50% min 30% Sisa 1 tahun Minat Silahkan Langsung Hubungi wa +62 858-9547-7742 Dan kabari segera untuk cek lokasi.



Share:

MADU MURNI ASLI 100% DARI ALAM JAYA MADU MALANG

Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Jika Tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi.
Rasa manis madu disebapkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.

Madu memiliki ciri-ciri kimia yang menarik, dioleskan jika dipakai untuk pemanggangan. Madu memiliki rasa yang berbeda daripada gula dan pemanis lainnya. Kebanyakan mikroorganisme tidak bisa berkembang di dalam madu karena rendahnya aktivitas air yang hanya Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma madu bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah.
PEMESANAN MADU MURNI ASLI.
0823-3469-1922
Madu sudah bersertifikat dan berizin resmi.



Share:

Hewan Peralihan Dunia

Hewan Peralihan merupakan fauna yang memiliki ciri khas khusus yang merupakan hewan endemik pulau tersebut, yang tidak ada di pulau lain. Di indonesia persebaran hewan ini berada di wilayah tengah dan timur.

1. Anoa
Anoa termasuk kedalam kerabat sapi, kambing dan kerbau yang tersebar di dunia. Ada 4 jenis hewan yang termasuk kedalam jenis spesies Bubalus yaitu kerbau (Bubalus bubalis/wafer buffalo), anoa gunung (bubalus Quarlesi), anoa daratan rendah (Bubalus depressicornis) dan tamaraw (Bubalus Mindoroensis).
Khusus anoa hanya berada di pulau sulawesi provinsi sulawesi tenggara indonesia. Satwa langka yang dilindungi ini terdiri dari 2 spesies: anoa pegunungan (Bubalus Quarlesi), anoa daratan rendah (Bubalus depressicornis) kedua habitat  hewan ini berada dipedalaman hutan sulawesi.

Anoa daratan rendah (Bubalus depressicornis) dikenal sebagai Lowland Anoa, Anoa de Ilanura, / Anoa des Plaines (kerbau kecil) ini lebih sulit ditemukan dibandingkan anoa pegunungan. Anoa dataran rendah hidup dihabitat hutan pantai - hutan dataran tinggi dengan ketinggian 1000 mdpl.

Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) disebut juga sebagai Mountain Anoa, Anoa de montagne, Anoa de Quarle, Berganoa, dan Anoa de montaña. Anoa pegunungan memiliki postur tubuh yang lebih ramping dibandingkan anoa datarn rendah. Anoa pegunungan berhabitat di hutan dataran tinggi - ketinggian 3000 mdpl  terkadang anoa jenis ini terlihat turun ke pantai untuk mencari garam mineral yang diperlukan dalam proses metabolismenya.


2. Babi Rusa (Babyrousa babirussa) 
Babirusa (Babyrousa babirussa) merupakan hewan langka yang dilindungi. Termasuk kingdom Animalia, genus Babyrousa, dan spesies babirussa. Hewan endemik pulau sulawesi dan sekitarnya ini berhabitat di hutan hujan tropis.Satwa ini terdiri dari 3 subspesies yang bertahan hidup sampai sekarang: Babyrousa babyrussa babyrussa, Babyrousa babyrussa togeanensis, dan Babyrousa babyrussa celebensis serta subspesies yang diyakini telah punah: Babyrousa babyrussa bolabatuensis. Satwa herbivora ini beraktifitas pada malam hari.

3. Bengkarung
Bengkarung Mabuya multifasciata (kadal kebun)  hewan sejenis reptil berkaki 4 yang banyak di temukan pada tanaman berjenis semak. Mangsanya berupa serangga, cacing, cicak, katak kecil dan kadal jenis lain yang berpostur lebih kecil. Persebaran satwa ini luas di wilayah asia.



4. Kuskus

 Kuskus merupakan kerabat dari kukang dan kangguru yang termasuk spesies marsupilia (hewan berkantung). Satwa endemik pulau sulawesi dan papua ini terdiri dari 2 jenis: kuskus beruang (Ailurops ursinus) berada di pulau sulawesi dan kuskus berbintik (Spilocuscus Maculatus) berada di papua. Satwa ini beraktifitas pada pagi dan malam hari dengan mengonsumsi buah - buahan.







5. Komodo
Komodo di sebut sebagai biawak komodo  (Varanus komodoensis) merupakan kadal reptil terbesar di dunia.Habitat satwa ini berada di pulau komodo, flores Nusa Tenggara Timur. Komodo ditemukan oleh peneliti pada 1990 dan menjadi satwa yang dilindungi, karena jumlahnya sedikit. Dengan mendire\ikan 3 Taman Nasional yang berada di pulau besar: komodo, rinca dan padar serta pulau kecil di sekitarnya. Sebagian besar berupa savana. Satwa ini termasuk jenis karnivora yang buas waspadalah terhadap liur dan gigitannya karena mengandung bakteri yang dapat menyebabkan kematian.
6. Burung Maleo
Burung Maleo Senkowor/ Maleo (Macrocephalon maleo) sejenis burung gosong berukuran sedang. Merupakan satwa endemik kepulauan sulawesi provinsi sulawesi tengah. Habitat satwa ini berada di hutan pegunungan dan hutan pantai. Keistimewaanya terletak pada ukuran telur yang lebih besar dari pada telur ayam biasa dan kemampuan terbang setelah menetas yang berbeda dari kebanyakan unggas.



7. Tamaraw
Tamaraw (Bubalus Mindoroensis) kerabat sapi, kambing dan kerbau yang hanya terdapat di pulau mindanau filiphina. Satwa ini terisolasi di hutan pegunungan pulau mindanau sejak zaman purba. Satwa ini merupakan hewan yang dilindungi di Taman Nasional Gunung Iglit Baco dan Aruyan. Tamaraw merupakan hewan asli filiphina yang terbesar. Satwa ini berhabitat di dataran tinggi hutan tropis pegunungan yang tak jauh dari sumber air. Yang sangat menyukai wilayah bersemak dan rumput di area hutan yang terbuka, karena  makanan favoritnya berupa rumput, dedaunan muda, dan bambu-bambu muda.
Share:

PROSES FOTOSINTESIS POHON

Fotosintesis atau fotosintesa merupakan proses pembuatan makanan yang terjadi pada tumbuhan hijau dengan bantuan sinar matahari dan enzim-enzim. Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya.
fotosintesis adalah fungsi utama dari daun. Proses fotosintesis sangat penting bagi kehidupan di bumi karena hampir semua makhluk hidup tergantung pada proses ini. Proses Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang.
Fotosintesis pada tumbuhan
Tumbuhan hijau daun bersifat autotrof. Autotrof artinya dapat memasak atau mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Tumbuhan menyerap karbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini:

6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2

Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasiseluler adalah kebalikan dengan persamaan di atas. Pada respirasi, gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbondioksida, air, dan energi kimia.

Tumbuhan menyerap cahaya karena mempunyai pigmen yang disebut klorofil. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplast. klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Sebagian besar energi fotosintesis dihasilkan di daun tetapi juga dapat terjadi pada organ tumbuhan yang berwarna hijau. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan, menuju mesofil, tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan.

Reaksi- Reaksi pada proses fotosintesis
Proses fotosintesis masih terus diselidiki karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan, meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama, seperti fisika, kimia, maupun biologi sendiri. Pada tumbuhan, organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, semua sel yang memiliki kloroplast berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis, tepatnya pada bagian stroma. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Pada dasarnya, rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida).

Reaksi terang
Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan molekul air. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi. Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer, sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis, seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat.

Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II, membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP, satuan pertukaran energi dalam sel. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Pada tumbuhan dan alga, kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air, bukan dari karbon dioksida. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C.B. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. Bakteri fotosintetik, selain sianobakteri, menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen.

Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II, cahaya juga mengionisasi fotosistem I, melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH.

Reaksi gelap
ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis memicu berbagai proses biokimia. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya).

Faktor yang menentukan kecepatan fotosintesis

Beberapa faktor yang menentukan kecepatan fotosintesis:


Cahaya 
Komponen-komponen cahaya yang mempengaruhi kecepatan laju fotosintesis adalah intensitas, kualitas dan lama penyinaran. Intensitas adalah banyaknya cahaya matahari yang diterima sedangkan kualitas adalah panjang gelombang cahaya yang efektif untuk terjadinya fotosintesis.

Konsentrasi karbondioksida
Semakin banyak karbondioksida di udara, makin banyak jumlah bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis.

Suhu
Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim.

Kadar air
Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup, menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis.

Kadar fotosintat (hasil fotosintesis)
Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang, laju fotosintesis akan naik. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh, laju fotosintesis akan berkurang.

Tahap pertumbuhan

Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh.
Share:

Wikipedia

Search results