"PORTAL GEOGRAFI, LINGKUNGAN DAN TATA KOTA" Gapai mimpimu untuk masa depan yang lebih baik

Showing posts with label Journal. Show all posts
Showing posts with label Journal. Show all posts

TANAH KAVLING LOKA INDAH JATIGUWI

KAVLING LOKA INDAH JATIGUWI. PROMO DISKON 5 JUTA Segera milik kavling istimewa di area Ds. Jatiguwi Kec. Sumberpucung. Spek Lokasi - di Area Pemukiman Penduduk. - Legalitas Jelas dan Aman Dengan Surat AJB Atas nama pembeli - jalan 5 Meter - Sudah rata + Sudah Di patok - Siap Bangun Rumah.
Prospek Lokasi - Dekat dengan SMA LOKA Sumberpucung - Dekat SPBU - Dekat Puskesmas - Dekat Ke Pasar SP - Dari jalan Raya jarak 1 KM
System Pembayaran - Cash Keras - Cash Lunak - Kredit dengan DP min 30% Sisa 1 tahun Minat Silahkan Langsung Hubungi Whatapps 085895477742




Share:

TANAH KAVLING SENGGRENG SUMBERPUCUNG MALANG

TANAH KAVLING Ngebruk senggreng Segera miliki kavling istimewa di area Ds. Senggreng Kec. Sumberpucung. Ukuran lokasi : 6x17, 7x21, 7x22, 7x23 Spek Lokasi - Di Area Pemukiman Penduduk. - Legalitas Jelas dan Aman Dengan Surat AJB Atas nama pembeli - Mangku Jalan semua - Sudah rata + Sudah Di patok - Siap Bangun Rumah. Prospek Lokasi - Dekat dengan Wisata Apung Senggreng - Dekat Indomart - Dekat Ke Pasar Ngebruk - Dekat Ke Stasiun - Dekat ke Sekolah - Dari jalan Raya jarak 2 KM System Pembayaran - Cash Keras Harga Bisa Nego - Cash Lunak Harga Bisa Nego - Kredit dengan DP 50% min 30% Sisa 1 tahun Minat Silahkan Langsung Hubungi wa +62 858-9547-7742 Dan kabari segera untuk cek lokasi.



Share:

KUMPULAN JOURNAL GEOGRAFI

Share:

Jurnal SIFAT FISIK TANAH DAN KEMAMPUAN TANAH

Perubahan penggunaan lahan dari hutan atau perkebunan menjadi lahan pertanian maupun permukiman akan menurunkan fungsi tanah. Tanah merupakan media untuk pertumbuhan vegetasi, terdapat hubungan erat antara komponen tanah, air, dan vegetasi. Bagaimanar kemampuan tanah meresapkan air pada beberapa vegetasi dan tipe penggunaan lahan? Penelitian dilakukan di DAS Kreo Semarang. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling pada berbagai tipe penggunaan lahan meliputi hutan, kebun campuran, permukiman, sawah, dan rumput. Pengambilan sampel tanah dalam bentuk sampel tanah terusik dan tanah tidak terusik. Sifat fisik tanah pada hutan memiliki nilai BO dan permeabilitas paling tinggi, kebun campuran memiliki nilai rata-rata kadar air dan BV paling tinggi, sedangkan pada lahan sawah memiliki nilai paling tinggi untuk porositas dan BJ. Pada lahan permukiman dan rumput mempunyai nilai sedang hingga rendah, dengan kelas permeabilitas sedang hingga lambat. Kemampuan tanah meresapkan air diukur dari nilai kapasitas infiltrasi, pada lahan hutan lebih cepat dibandingkan dengan lahan kebun campuran dan sawah. Rata-rata nilai kemampuan potensial sementara tanah menahan air hujan dan aliran permukaan di DAS Kreo sebesar 0,094 m. Nilai ini menunjukkan bahwa keberadaan tanah dalam menahan air di DAS Kreo masih baik. Sifat tanah seperti tekstur, BO, kadar air, dan permeabilitas tanah sangat mendukung dalam meresapkan air ke dalam tanah.
Kata Kunci: sifat fisik tanah, kemampuan tanah meresapkan air
DOWNLOAD JURNAL 
Share:

Jurnal Pengembangan Sistem Informasi Spasial Database Iklim Nasional

Peningkatan apresiasi masyarakat terhadap iklim semakin tinggi maka ketersediaan data iklim baik secara global, regional, maupun lokal sangat diperlukan.  Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi sebagai salah satu institusi di bawah Departemen Pertanian memiliki mandat untuk mengembangkan database sumberdaya iklim untuk kebutuhan pertanian nasional.
Permasalahan utama yang dihadapi dalam proses pengembangan database iklim ini terutama berkaitan dengan format dan struktur data yang belum standar. Akibatnya  data tersebut tidak mudah diupdate dan diakses. 
Share:

Jurnal Penyusunan DSS untuk Pendayagunaan Sumberdaya Iklim dan Air untuk Perencanaan Pertanian

Penyusunan Alat Bantu Pengambil Keputusan Untuk Pendayagunaan Sumberdaya Iklim dan Air Untuk Perencanaan Pertanian merupakan penelitian lanjutan sejak tahun 2003. Pada tahun 2003, penelitian ini mengembangkan sistem basisdata dan informasi spasial sumberdaya iklim nasional secara komputerisasi, sehingga mampu menyediakan informasi iklim secara spasial maupun temporal yang diperlukan untuk menunjang kegiatan pertanian. Kegiatan entry dan updating menjadi lebih mudah dan cepat dilakukan serta analisis tidak diarahkan terbatas untuk satu tujuan tetapi dapat dilakukan untuk multiple objectives. Tahun 2004, kegiatan difokuskan untuk menyelesaikan prototipe sistem basisdata iklim dan hidrologi nasional, serta mengemas data dan hasil penelitian untuk evaluasi hasi, penentuan masa tanam dan penentuan pemberian waktu dan jumlah air irigasi dalam satu software yang disebut WARM (Water and Agroclimate Resources Management) ver 1.0.
 DOWNLOAD JURNAL
Share:

Jurnal Model Prediksi Hidrologi dan Anomali Iklim untuk Menekan Resiko Pertanian

Menyadari besarnya dampak yang ditimbulkan oleh anomali iklim baik berupa  bencana banjir maupun kekeringan, maka  ketersediaan data dan informasi iklim secara cepat dan akurat menurut ruang dan waktu semakin dirasakan mendesak untuk keperluan prediksi dalam rangka antisipasi. Untuk mengatasi keterlambatan penerimaan data dilakukan otomatisasi transfer data dengan menambahkan modul pada sistim AWS dan dihubungkan langsung dengan komputer sebagai penerima data.  Selanjutnya dilakukan prediksi curah hujan dan pengembangan model debit untuk perencanaan tanam dan menduga kejadian banjir. Analisis pendukung lainnya adalah pemantauan kondisi iklim global dan lokal, indikator perubahan musim dan neraca air tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah  a) Membangun sistim pengiriman data AWS (Automatic Weather Station) otomatis untuk 3 (tiga) stasiun (Bogor, Sukamandi, Borobudur), b) Memprediksi curah hujan bulanan di sentra produksi pertanian di Propinsi Lampung,  Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tenggara) c) Memprediksi debit Ciliwung Hulu (Katulampa) jam-jaman pada musim hujan dalam kondisi El-Nino, Normal, dan La-Nina, dan d) Penyusunan memorandum perkembangan dan prediksi iklim aktual.

DOWNLOAD JURNAL 
Share:

Jurnal Manfaat Pengembangan Dam Parit Untuk Pengendalian Banjir Dan Kekeringan

Study Kasus Sub Das Cibogo, Das Ciliwung, Bogor Oleh : Sawiyo

ABSTRAK


Pengelolaan air untuk penanggulangan banjir atau kekeringan di suatu DAS harus mempertimbangkan aspek sumberdaya lahan, hidrologi dan iklim. Dengan  mempertimbangkan ketiga aspek tersebut, dam parit (channel reservoir) dapat dibangun untuk menanggulangi kekurangan air di musim kemarau dan banjir di musim hujan. Pengelolaan air secara terpadu dilakukan dengan menyimpan air yang berlebihan pada musim penghujan untuk dapat didistribusikan ke lahan pertanian pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik biofisik sub DAS Cibogo dan pengaruhnya terhadap produksi dan pemanfaatan air, mempelajari manfaat dam parit untuk mengurangi resiko banjir di musim hujan dan manfaatnya bagi peningkatan produktifitas lahan di musim kemarau. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang karakteristik biofisik sub DAS yang berpengaruh terhadap produksi air dan pemanfaatannya, informasi tentang manfaat dam parit dalam mengurangi volume debit puncak dan perlambatan waktu respon di musim penghujan, dan manfaat dam parit dalam penyediaan air bagi pertanian dan domestik, untuk meningkatkan luas areal tanam, peningkatan produktivitas lahan dan ketersediaan air baku bagi keperluan rumah tangga di musim kemarau.
Kata Kunci : Dam parit, kekeringan, banjir, debit, pertanian, sub DAS Cibogo 

DOWNLOAD JURNAL 
Share:

Jurnal Survei Investigasi Desain Pengelolaan Sumberdaya Air Untuk Mendukung Pengembangan Komoditas Perkebunan

Oleh: Hendri Sosiawan

Pengembangan komoditas perkebunan di lahan kering beriklim kering memerlukan dukungan pengelolaan sumberdaya air yang tepat terutama pada aspek potensi sumberdaya air yang bisa digunakan sebagai pemasok kebutuhan air untuk komoditas pertanian yang dikembangkan (dimana dan berapa jumlah yang diperlukan) dan rancang bangun (desain) dari sarana pendukung untuk mengeksploitasi sumberdaya air (dam parit, sumur dangkal, sumur dalam, jenis dan kapasitas pompa yang digunakan).DOWNLOAD JURNAL
Share:

Jurnal IDENTIFIKASI AIR TANAH DAN PEMANFAATANYA UNTUK PERTANIAN

Hendri Sosiawan
Air Tanah
Air tanah merupakan komponen dari suatu sistem daur hidrologi (hydrology cycle) yang terdiri rangkaian proses yang saling berkaitan antara proses atmosferik, proses hidrologi permukaan dan proses hidrologi bawah permukaan (Gambar 1). Siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfir ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui evaporasi , transpirasi, kondensasi dan presipitasi. Di luar sistem tersebut persoalan air tanah bahkan seringkali melibatkan aspek politik dan sosial budaya yang sangat menentukan keberadaan air tanah di suatu daerah. Siklus hidrologi menggambarkan hubungan antara curah hujan, aliran permukaan, infiltrasi, evapotranspirasi dan air tanah. Sumber air tanah berasal dari air yang ada di permukaan tanah (air hujan, air danau dan sebagainya) kemudian meresap ke dalam tanah/akuifer di daerah imbuhan (recharge area) dan mengalir menuju ke daerah lepasan (discharge area). Menurut Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan aliran air tanah di dalam akuifer dari daerah imbuhan ke daerah lepasan cukup lambat, memerlukan waktu lama bisa puluhan sampai ribuan tahun tergantung dari jarak dan jenis batuan yang dilaluinya. Pada dasarnya air tanah termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui akan tetapi jika dibandingkan dengan waktu umur manusia air tanah bisa digolongkan kepada sumber daya alam yang tidak terbaharukan.
DOWNLOAD JURNAL 
Share:

Jurnal DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (OPT) SERTA STRATEGI ANTISIPASI DAN ADAPTASI

Erni Susanti, F. Ramadhani, E. Runtunuwu, I. Amien
Pemanasan global menyebabkan peningkatan intensitas kejadian iklim ekstrim (El-Nino dan La-Nina) dan ketidak teraturan musim, Selama 30 tahun terakhir terjadi peningkatan suhu global secara cepat dan konsisten sebesar 0,2oC per dekade, Sepuluh tahun terpanas terjadi pada periode setelah tahun 1990, Pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat rentan terhadap perubahan iklim yang berdampak pada produktivitas tanaman dan pendapatan petani.

DOWNLOAD JURNAL 
Share:

Jurnal Pengolahan sumber daya air dan tata ruang

Share:

Jurnal PENGOLAHAN AIR UNTUK KAWASAN KARST


Model Prototipe Instalasi Pengolahan Air untuk Kawasan Karst

Penulis: 
Mukti Budiman, Atang Sarbini, Sugeng Paryanto, Dadang Sobana
ISSN: 
0025 - 4436
Abstract: 
Pengolahan air untuk kawasan karst, merupakan upaya untuk mengatasi permasalahan yang umum terjadi di kawasan karst (kapur) berupa tingginya kesadahan terutama di musim hujan akibat daya larut yang besar dari gua-gua kapur. Dampak kesadahan yang besar dapat menimbulkan penyakit jantung koroner. Pada penelitian ini dilakukan di Bribin – Gunungkidul, pada wilayah ini sudah dilakukan kerjasama Indonesia–Jerman dalam menaikkan sungai bawah tanah 100 m di bawah permukaan tanah sampai dengan 120 m di atas permukaan tanah, namum air ini belum dilakukan pengolahan, oleh karena itu diperlukan model Instalasi Pengolahan Air yang mampu menurunkan kesadahan. Tujuan penelitian ini adalah “ mengembangkan model instalasi pengolahan air di kawasan karst dari skala laboratorium menjadi skala lapangan”. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan terhadap perilaku proses, dan analisis kelayakan biaya investasi, operasi dan pemeliharaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas air hasil pengolahan model skala lapangan dinilai memenuhi syarat, biaya pengolahan sehingga diharapkan dapat mengembalikan investasi sebesar Rp. 2.676.232.000 selama sekitar 4-5 tahun. Pengolahan IPA karst 25 l/detik difokuskan kepada perbaikan kualitas fisik dan kimia seperti alkalinitas, derajat keasaman dan yang lebih khusus pada kesadahan dan bakteri koli yang merupakan masalah utama di kawasan karst.

DOWNLOAD JURNAL
Share:

Jurnal IDENTITAS DAMPAK BANJIR GENANGAN

Share:

Wikipedia

Search results