"PORTAL GEOGRAFI, LINGKUNGAN DAN TATA KOTA" Gapai mimpimu untuk masa depan yang lebih baik

Showing posts with label Skripsi. Show all posts
Showing posts with label Skripsi. Show all posts

JUDUL SKRIPSI GEOGRAFI

kumpulan judul skripsi untuk mahasiswa geografi, semoga bermanfaat sebagai pandangan kedepan menyusun tugas akhur saudara. monggo..
  1.  Aplikasi PJ dan SIG untuk Pemetaan Kesesuaian Lahan Tempat Wisata Berkemah di Wilayah Sebagian Kabupaten Malang.
  2. Pemanfaatan Foto Udara dengan Aplikasi Software Arc/Info Arcview dan Ermipper untuk Monitoring Perubahan PL Kecamatan Lawang.
  3. Pemanfaatan Citra Landsat TM dan ETM untuk Mengetahui Perubahan Luas Kawasan Hutan Resort Pemangku Hutan Kaliurang.
  4. Pemanfaatan PJ dan SIG dalam Mengkaji Perubahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Umbulharjo Tahun 1993-2004.
  5. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Daerah Permukiman Menggunakan Data Foto Udara dan SIG Kecamatan Kasihan Bantul.
  6. Penyusunan Meta Data Pemotretan Udara Wilayah Indonesia
  7. Aplikasi PJ dan SIG untuk Pemetaan Penutup Lahan Berdasarkan Transformasi Indeks Vegetasi di Temanggung Jawa Tengah.
  8. Aplikasi PJ dan SIG untuk Menilai Kualitas Lingkungan Permukiman di Kecamatan Jetis Dalam Hubungannya Dengan RK Pendapatan.
  9. Aplikasi SIG untuk Identifikasi Sebaran Pusat Perbelanjaan Wilayah Yogyakarta.
  10. Pemanfaatan Foto Udara Pankromatik Berwarna untuk Pemetaan Bentuk Lahan di Sebagian Wilayah Kabupaten Cilacap.
  11. Aplikasi Citra Ikonos dan SIG untuk Menilai Kualitas Lingkungan Permukiman Kecamatan Gedongtengen.
  12. Penggunaan Data Digital Satelit Landsat ETM+ dan Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Penutup Lahan di Kabupaten Bantul.
  13. Pemanfaatan Citra Landsat TM Komposit 542 untuk Estimasi Sebaran Terumbu Karang Berdasarkan Pendekatan Metode Lyzenga di Bagian Selatan Perairan Madura.
  14. Aplikasi PJ dan SIG untuk Pemodelan Spasial Pengelolaan Jalan.
  15. Penentuan Kesesuaian Lahan untuk Budidaya Ikan Air Tawar dengan Menggunakan SIG di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang
  16. Penentuan Daerah Tangkapan Air Sungai Bawah Tanah Pada Kawasan Karst
  17. Pemilihan Alat Kontrasepsi Menurut Status Sosial Ekonomi di Desa Siwal Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Propinsi Jawa Tengah
  18. Penentuan Lokasi Rumah Sakit Baru di Kota Surabaya Bagian Barat
  19. Penggunaan Teknik Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk Pemilihan Lokasi Potensial Peternakan Sapi Perah di Kecamatan Bulu, Kedu dan Kandangan Kabupaten Temanggung Jawa Tengah
  20. Pengaruh Gas Buang Kendaraan Bermotor dan Faktor Iklim Terhadap Kadar Karbonmonoksida (CO) di Jalan Mataram Yogyakarta
  21. Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis untuk Evaluasi Pemekaran Fisik Wilayah Kota Cilacap, Jawa Tengah
  22. Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis untuk Pemilihan Lokasi Terminal Bus di Kota Cilacap
  23. Otomasi Kartografi dalam Pembuatan Model Peta Wisata Kota Yogyakarta
  24. Jangkauan Pelayanan Pasar Melalui Pemanfaatan Ortofoto di Kota Yogyakarta
  25. Penyusunan Atlas Pariwisata Pantai Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta Menggunakan Teknik Otomasi Kartografi
  26. Kegiatan Ekonomi dan Pendapatan Wanita Berstatus Kawin di Sektor Non Pertanian di Desa Sumberagung Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  27. Perilaku Keruangan Mahasiswa Pemondok Fakultas Geografi UGM
  28. Penentuan Prioritas Penataan Ruang Terbuka Hijau Daerah Permukiman Melalui Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Semarang Timur, Gayamsari, dan Pedurungan, Kota Semarang
  29. Aplikasi Citra IKONOS-2 untuk Evaluasi Penggunaan Lahan Permukiman di Kota Tasikmalaya Jawa Barat
  30. Interpretasi Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis untuk Kajian Longsoran di Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo
  31. Pola Pemanfaatan dan Karakteristik Sosial Ekonomi Pengguna Kran Umum PDAM Tirtamarta di Kelurahan Kricak Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta
  32. Pemanfaatan Teknik Penginderaan Jauh Untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Permukiman (Kasus di Kecamatan Jatinegara dan Pulogadung Jakarta Timur)
  33. Pemanfaatan Citra IKONOS-II dan Sistem Informasi Geografi untuk Zonasi Harga Lahan di Sebagian Kota Tasikmalaya Jawa Barat
  34. Penentuan Angka BOD, COD dan DO sebagai Parameter Pencemaran Air Saluran Mataram Yogyakarta
  35. Pemrosesan Digital dan Interpretasi Geologi Menggunakan Citra Radar JERS-1 SAR (Studi Kasus Lapangan Minyak Prabumulih)
  36. Kajian Aksesibilitas Pusat Pelayanan Perdesaan di Kabupaten Purworejo
  37. Kajian Input Output Barang-Barang Logam Lainnya (Kode 054) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kasus Industri Kecil Pengolahan Aluminium di Kelurahan Sorosutan Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta
  38. Pendapatan Pedagang Kaki Lima Suku Minang enam Tahun Setelah Krisis Ekonomi di Kawasan Malioboro Yogyakarta
  39. Analisis Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Perubahan Karakteristik Hidrograf Banjir Menggunakan Software HEC-HMS Versi 2.2.2 (Studi Kasus DAS Progo di Hulu Stasiun AWLR Duwet)
  40. Pemanfaatan Foto Udara Multiwaktu untuk Kajian Struktur Kota di Kota Yogyakarta
  41. Pemanfaatan Citra Landsat TM dan ETM dalam Mengkaji Perubahan Hutan (Studi Kasus di Kawasan Hutan Blambangan Kabupaten Banyuwangi)
  42. Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografi untuk Evaluasi Pemanfaatan Ruang Terhadap RUTRK Sebagian Kabupaten Sleman
  43. Efektifitas Media Promosi Pariwisata untuk Wisatawan Domestik di Kabupaten Banjarnegara
  44. Pemanfaatan Citra IKONOS-2 dan Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Kemampuan Lahan di Daerah antara Kesugihan – Kroya, Cilacap Jawa Tengah
  45. Pemanfaatan Citra Digital Landsat ETM+ dan Sistem Informasi Geografis untuk Penyusunan Neraca Sumberdaya Hutan Spasial Daerah Kabupaten Blora Tahun 2001-2003
  46. Ketersediaan dan Penggunaan Sarana dan Prasarana Transportasi Bagi Wisatawan di Daerah Tujuan Wisata Kabupaten Kulon Progo
  47. Pengangguran Terbuka dan Setengah Pengangguran di Propinsi Lampung (Analisis Data Susenas KOR 2002)
  48. Industri Kerajinan Bambu Sebagai Pendorong Pengembangan Perekonomian Perdesaan di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul
  49. Pola Sebaran dan Tipe Mataair pada Bentuk Lahan Karst di Daerah Wonogiri Bagian Selatan
  50. Penentuan Desa-Desa Pusat Pertumbuhan dan Arahan Pengembangannya dalam Rangka Mendukung Fungsi Kecamatan Godean Sebagai Kecamatan Pusat Pertumbuhan Ekonomi
  51. Persepsi Masyarakat Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul Terhadap Pembangunan Kawasan Industri Piyungan
  52. Sektor Informal di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Analisis Data Sakernas Tahun 2002)
  53. Evaluasi Praktek Konservasi Tanah Cara Teras Bangku di Daerah Aliran Sungai Tinalah Kabupaten Kulonprogo
  54. Variasi Arus Lalu Lintas pada Jalur-jalur Keluar Masuk (Outlet) Utama Kota Yogyakarta
  55. Penyusunan Sistem Pelayanan Pariwisata di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
  56. Aplikasi Teknik Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk Penyusunan Pola Pemanfaatan Ruang di Wilayah Kepesisiran Kabupaten Kulonprogo
  57. Hubungan Kedalaman Tanah dengan Bentuk Lahan dan Kelas Sudut Lereng (Studi Kasus di Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul)
  58. Perubahan Penampakan Fisik Kota Kebumen Tahun 1994 Sampai Tahun 2002
  59. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang di Pasar Denggung Desa Tridadi Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Propinsi Kabupaten Daerah Istimewa Yogyakarta
  60. Pengembangan Potensi Obyek Wisata Pemandian Air Panas Krakal untuk Mendukung Perkembangan Pariwisata di Kabupaten Kebumen
  61. Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis untuk Penentuan Lokasi Bahan Baku Industri Keramik di Kecamatan Godean Yogyakarta
  62. Zonasi Ekologi Bentanglahan untuk Memetakan Potensi Habitat Harimau Jawa (Panthera Tigris Sondaica) di Taman Nasional Meru Betiri Jawa Timur
  63. Kelangsungan Usaha dan Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Pusat Kya-Kya Kembang Jepun Surabaya
  64. Penggunaan Citra Satelit IKONOS Untuk Mengkaji Pengaruh Rasio Kapasitas Dasar dan Kapasitas Aktual Jalan Terhadap Kemacetan Lalu Lintas di Kecamatan Gondokusuman Kota Yogyakarta
  65. Penentuan Awal Keberadaan situs Purbakala dengan Menggunakan Teknik Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis
  66. Kajian Permukiman di Kawasan Rawan Bencana Gunung Merapi (Kasus di Dusun Turgo Kecamatan Pakem Propinsi DIY)
  67. Variasi Spasial Struktur Ekonomi Wilayah di Kabupaten Sleman Tahun 1998 – 2002
  68. Evaluasi Potensi Mataair untuk Kebutuhan Domestik di Kota Klaten Jawa Tengah
  69. Relevansi Industri dan Pertanian Terhadap Perkembangan Wilayah di Kabupaten Ponorogo Tahun 2002
  70. Penyebaran Airtanah Bebas Tercemar Airlindi di Daerah Sekitar TPA Piyungan, Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul
  71. Kajian Potensi Obyek Wisata Pantai Logending, Pedalen dan Karangbolong di Gombong Selatan Kabupaten Kebumen Jawa Tengah
  72. Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografi Untuk Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kecamatan Borobudur
  73. Aplikasi Sistem Informasi Geografi Untuk Evaluasi Kesesuaian Lahan Lokasi Jalur Pipa Bawah Tanah di Kota Cirebon
  74. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi Untuk Pemetaan Indeks Potensi Lahan di Kabupaten Klaten
  75. Aplikasi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi Untuk Pemetaan Kepadatan Bangunan di Kecamatan Gedongtengen Kota Yogyakarta
  76. Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografi Untuk Pemetaan Kualitas Lingkungan Permukiman di Kecamatan Gondomanan Kota Yogyakarta
  77. Pemanfaatan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Lahan Kritis Fungsi Kawasan Hutan Lindung di Sub-Sub DAS Serang Hulu
  78. Pembuatan Peta Rupabumi Skala Khusus Kabupaten Tegal Jawa Tengah Menggunakan Citra Landsat TM dan Shuttle Radar Topography Mission
  79. Pemanfaatan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis Untuk Penentuan Prioritas Perdagangan di Kecamatan Wates
  80. Aplikasi Sistem Informasi Geografi (SIG) Untuk Penentuan Lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
  81. Pemanfaatan Citra Landsat ETM+ dan Sistem Informasi Geografis Untuk Arahan Perencanaan Pemanfaatan Lahan Pesisir Kabupaten Gunungkidul
  82. Aplikasi Sistem Informasi Geografis Untuk Menentukan Tingkat Kesesuaian Lahan Kawasan Wisata Pantai di Wilayah Pesisir Kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis Jawa Barat
  83. Pemanfaatan Citra Landsat 7 ETM+ untuk Estimasi Kerapatan Mangrove di Pantai Utara Demak Jawa Tengah dengan Pendekatan Metode Transformasi Indeks Vegetasi (NDVI)
  84. Penentuan Nilai Jual Obyek Pajak Bumi dan Bangunan dengan Menggunakan Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis
  85. Pemanfaatan Citra Ikonos untuk Pemetaan Penggunaan Lahan Desa Jagalan dan Desa Singosaren Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul
  86. Evaluasi Medan Bangunan Gedung di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah
  87. Pengaruh Sky Veiw Factor terhadap Suhu Udara dan Konsentrasi Karbon Monoksida di Udara (Studi Kasus Sepanjang Jalan Malioboro Kota)
  88. Pengembangan Software untuk Pemodelan Jalur Pariwisata di Daerah Inner Ring Road Perkotaan Yogyakarta
  89. Aplikasi Teknik Penginderaan Jauh untuk Konstruksi Ulang Struktur Geologi
  90. Setengah Pengangguran di daerah Istimewa Yogyakarta (Analisis Data SUSENAS KOR 1999)
  91. Hubungan antara Eksistensi Kampus Perguruan Tinggi dengan Perubahan Penggunaan Lahan di Perkotaan Yogyakarta
  92. Studi Karakteristik Kegiatan Pertanian dan Kondisi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Petani di Kota Yogyakarta (Kasus Kecamatan Umbulharjo)
  93. Interaksi Sosial Ekonomi antara Penduduk Pendatang dengan Penduduk Asli di Desa Nogotirto Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman
  94. Tinjauan Rangking Pusat-pusat Pelayanan Wilayah Kabupaten Muko-Muko
  95. Aplikasi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk Penentuan Arahan Fungsi Lahan dalam Rangka Tata Ruang Wilayah
  96. Kajian Potensi Inteaksi Ekonomi antar Wilayah Guna Mendukung Perkembangan Wilayah Kabupaten Boyolali
  97. Evaluasi Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi Penduduk di Kabupaten Sleman
  98. Kondisi Pendidikan pada Masa Kritis di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Analisis Data SUSENAS Modul Pendidikan tahun 1998)
  99. Pemanfaatan Citra Landsat ETM+ dan Sistem Informasi Geografis untuk Kajian Evaluasi Potensi Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Bekasi Jawa Barat
  100. Pengenalan Sebaran Mataair di Kawasan Karst dengan Citra Digital Landsat ETM
Share:

SKRIPSI PEND. GEOGRAFI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII MTs N 1 MATARAM DENGAN PENERAPAN PEMBELAJAR

Geografi adalah ilmu yang sudah menjadi salah satu bidang study yang sangat penting bagi pembangunan bangsa. Geografi pada umumnya sudah menjadi salah satu bidang yang di ujikan dalam UN sehingga bagi mahasiswa yang mengambil bidang study geografi cukup antusias dan sangat di minati.

Geografi bukan pendidikan yang mudah kita nalar dengan mata saja tetapi butuh penerapan di lapangan sehingga terkadang mahasiswa geografi yang menjalani tugas akhir sangat kesulitan dengan skripsinya.

Dini tempatnya kumpulan contoh skripsi yang bisa anda dapat dengan mudah sebagai referensi anda dalam mengerjakan skripsi, Langsung saja ke cuplikannya.



UPAYA MENINGKATKAN  PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII
 MTs N 1 MATARAM DENGAN PENERAPAN PEMBELAJARAN INDIVIDUAL  PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU
 TAHUN AJARAN 2010/2011
  

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No 14 Tahun 2005 diamanatkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.
   Strategi pengembangan pendidikan nasional diarahkan pada 4 sasaran pokok yaitu: peningkatan kesempatan memperoleh pendidikan, peningkatan mutu pendidikan, relevansi dan efisiensi pendidikan. Dari ke empat sasaran tersebut masalah peningkatan mutu pendidikan adalah masalah yang perlu mendapat prioritas bagi penyelenggaraan pendidikan. Salah satu upaya yang ditempuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan cara melakukan inovasi dalam pembelajaran.
   Selama ini guru mengalami banyak kendala dalam pelajaran IPS Terpadu salah satu faktornya adalah pembelajaran yang digunakan oleh guru masih dominan menggunakan pembelajaran klasikal. Padahal hakikatnya dalam setiap siswa berbeda secara individu baik dalam prestasi belajarnya maupun kemampuan potensialnya. Menurut (Djamarah, 2010:1), bahwa paling sedikit ada tiga aspek yang membedakan anak didik yang satu dengan yang lainnya  yaitu aspek intelektual, psikologis dan biologis. Perbedaan tersebut berpengaruh pada cara dan hasil belajar siswa, karenanya perbedaan individu perlu diperhatikan oleh guru dalam upaya pembelajaran. Perbedaan anak didik secara individu tersebut memberikan wawasan kepada guru bahwa strategi pembelajaran harus memperhatikan perbedaan anak didik pada aspek individu. Salah satu bentuk pemikiran untuk menangani persoalan tersebut adalah prinsip pendekatan individualisasi. Pendekatan individual mempunyai arti yang sangat penting bagi kepentingan pengajaran. Pengelolaan kelas sangat memerlukan pendekatan individual ini. Pemilihan metode tidak bisa begitu saja mengabaikan kegunaan pendekatan individual, sehingga guru dalam melaksanakan tugasnya selalu melakukan pendekatan individual terhadap anak didik di kelas. (Djamarah, 2010:55). Prinsip pendekatan individual tertuang dalam suatu pembelajaran individual yang mempunyai arti penting bagi kepentingan pengajaran.
Pembelajaran secara individual adalah kegiatan mengajar guru yang menitikberatkan pada bantuan dan bimbingan belajar kepada masing-masing individu, guru membantu siswa menghadapi kesukaran. Dari gambaran di atas, jelas dibutuhkan sistem pembelajaran IPS terpadu yang mampu meningkatkan prestasi belajar siswa juga memperhatikan perkembangan tingkah laku dan perbedaan kemampuan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu cara yang memungkinkan adalah dengan mengembangkan pembelajaran melalui pembelajaran individual.
Aktivitas siswa merupakan bentuk respon terhadap pendekatan belajar mengajar yang diterapkan oleh guru atau pendidik, misalnya guru berperan sebagai pemberi dorongan, motivasi, menggugah inisiatif dan inspirasi yang sangat diperlukan siswa untuk menemukan dan memecahkan masalah dengan kemampuan sendiri didukung oleh sarana dan prasarana yang telah disediakan sekolah untuk menunjang aktivitas belajar dan pembelajaran.
Motivasi belajar pada dasarnya ada di dalam diri siswa. Dalam kerangka pendidikan formal, motivasi belajar tersebut ada dalam jaringan rekayasa pedagogis guru. Dengan tindakan pembuatan persiapan mengajar, pelaksanaan belajar mengajar, maka guru menguatkan motivasi belajar siswa. Sebaliknya, dilihat dari segi emansipasi kemandirian siswa, motivasi belajar semakin meningkat pada tercapainya hasil belajar. Motivasi belajar merupakan segi kejiwaan yang mengalami perkembangan, artinya terpengaruh oleh kondisi fisiologis dan kematangan psikologis siswa. (Dimyati, 2009 : 97)
Berdasarkan pengamatan langsung di MTs N 1 Mataram pada saat melakukan Program Pengalaman Lapangan (PPL) bahwa sebagian siswa-siswi kelas VIII MTsN 1 Mataram Tahun Ajaran 2010/2011 kurang mengerti dalam menyelesaikan soal-soal dalam mata pelajaran IPS Terpadu. Sebagai tindak lanjut peneliti tertarik untuk memberikan tindakan melalui penerapan pembelajaran individual pada siswa kelas VIII3 karena prestasi belajar siswa kelas tersebut lebih rendah dibanding kelas-kelas lain. Hal ini berdasarkan hasil observasi peneliti melalui wawancara langsung dengan guru mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII MTsN 1 Mataram Tahun Ajaran 2010/2011. Serta akan diterapkan pada pokok materi Penyimpangan sosial yang oleh peneliti pokok materi ini dianggap lebih mudah diserap oleh siswa dan diharapkan nantinya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
                        Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengambil judul penelitian “Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII MTsN 1 Mataram Dengan Penerapan Pembelajaran Individual Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Tahun Ajaran 2010/2011”.


Untuk mendapatkan contoh skripsi selengkapnya versi Doc./Microsoft Word silahkan
Share:

Wikipedia

Search results