Hewan Peralihan
merupakan fauna yang memiliki ciri khas khusus yang merupakan hewan
endemik pulau tersebut, yang tidak ada di pulau lain. Di indonesia
persebaran hewan ini berada di wilayah tengah dan timur.
1. Anoa
1. Anoa
Anoa termasuk kedalam kerabat sapi, kambing dan kerbau yang tersebar di dunia. Ada 4 jenis hewan yang termasuk kedalam jenis spesies Bubalus
yaitu kerbau (Bubalus bubalis/wafer buffalo), anoa gunung (bubalus
Quarlesi), anoa daratan rendah (Bubalus depressicornis) dan tamaraw
(Bubalus Mindoroensis).
Khusus
anoa hanya berada di pulau sulawesi provinsi sulawesi tenggara
indonesia. Satwa langka yang dilindungi ini terdiri dari 2 spesies: anoa
pegunungan (Bubalus Quarlesi), anoa daratan rendah (Bubalus
depressicornis) kedua habitat hewan ini berada dipedalaman hutan
sulawesi.
Anoa daratan rendah (Bubalus depressicornis) dikenal sebagai Lowland Anoa, Anoa de Ilanura, / Anoa des Plaines (kerbau
kecil) ini lebih sulit ditemukan dibandingkan anoa pegunungan. Anoa
dataran rendah hidup dihabitat hutan pantai - hutan dataran tinggi
dengan ketinggian 1000 mdpl.
Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) disebut juga sebagai Mountain Anoa, Anoa de montagne, Anoa de Quarle, Berganoa, dan Anoa de montaña.
Anoa pegunungan memiliki postur tubuh yang lebih ramping dibandingkan
anoa datarn rendah. Anoa pegunungan berhabitat di hutan dataran tinggi -
ketinggian 3000 mdpl terkadang anoa jenis ini terlihat turun ke
pantai untuk mencari garam mineral yang diperlukan dalam proses
metabolismenya.
2. Babi Rusa (Babyrousa babirussa)
Babirusa (Babyrousa babirussa) merupakan hewan langka yang dilindungi. Termasuk kingdom Animalia, genus Babyrousa, dan spesies babirussa. Hewan endemik pulau sulawesi dan sekitarnya ini berhabitat di hutan hujan tropis.Satwa ini terdiri dari 3 subspesies yang bertahan hidup sampai sekarang: Babyrousa babyrussa babyrussa, Babyrousa babyrussa togeanensis, dan Babyrousa babyrussa celebensis serta subspesies yang diyakini telah punah: Babyrousa babyrussa bolabatuensis. Satwa herbivora ini beraktifitas pada malam hari.
3. Bengkarung
Bengkarung Mabuya multifasciata (kadal kebun) hewan sejenis reptil berkaki 4 yang banyak di temukan pada tanaman berjenis semak. Mangsanya berupa serangga, cacing, cicak, katak kecil dan kadal jenis lain yang berpostur lebih kecil. Persebaran satwa ini luas di wilayah asia.
4. Kuskus
Kuskus merupakan kerabat dari kukang dan kangguru yang termasuk spesies marsupilia (hewan berkantung). Satwa endemik pulau sulawesi dan papua ini terdiri dari 2 jenis: kuskus beruang (Ailurops ursinus) berada di pulau sulawesi dan kuskus berbintik (Spilocuscus Maculatus) berada di papua. Satwa ini beraktifitas pada pagi dan malam hari dengan mengonsumsi buah - buahan.
2. Babi Rusa (Babyrousa babirussa)
Babirusa (Babyrousa babirussa) merupakan hewan langka yang dilindungi. Termasuk kingdom Animalia, genus Babyrousa, dan spesies babirussa. Hewan endemik pulau sulawesi dan sekitarnya ini berhabitat di hutan hujan tropis.Satwa ini terdiri dari 3 subspesies yang bertahan hidup sampai sekarang: Babyrousa babyrussa babyrussa, Babyrousa babyrussa togeanensis, dan Babyrousa babyrussa celebensis serta subspesies yang diyakini telah punah: Babyrousa babyrussa bolabatuensis. Satwa herbivora ini beraktifitas pada malam hari.
3. Bengkarung
Bengkarung Mabuya multifasciata (kadal kebun) hewan sejenis reptil berkaki 4 yang banyak di temukan pada tanaman berjenis semak. Mangsanya berupa serangga, cacing, cicak, katak kecil dan kadal jenis lain yang berpostur lebih kecil. Persebaran satwa ini luas di wilayah asia.
4. Kuskus
Kuskus merupakan kerabat dari kukang dan kangguru yang termasuk spesies marsupilia (hewan berkantung). Satwa endemik pulau sulawesi dan papua ini terdiri dari 2 jenis: kuskus beruang (Ailurops ursinus) berada di pulau sulawesi dan kuskus berbintik (Spilocuscus Maculatus) berada di papua. Satwa ini beraktifitas pada pagi dan malam hari dengan mengonsumsi buah - buahan.
5. Komodo
Komodo di sebut sebagai biawak komodo (Varanus komodoensis) merupakan
kadal reptil terbesar di dunia.Habitat satwa ini berada di pulau
komodo, flores Nusa Tenggara Timur. Komodo ditemukan oleh peneliti pada
1990 dan menjadi satwa yang dilindungi, karena jumlahnya sedikit. Dengan
mendire\ikan 3 Taman Nasional yang berada di pulau besar: komodo, rinca
dan padar serta pulau kecil di sekitarnya. Sebagian besar berupa
savana. Satwa ini termasuk jenis karnivora yang buas waspadalah terhadap
liur dan gigitannya karena mengandung bakteri yang dapat menyebabkan
kematian.
6. Burung Maleo
Burung Maleo Senkowor/ Maleo (Macrocephalon maleo) sejenis
burung gosong berukuran sedang. Merupakan satwa endemik kepulauan
sulawesi provinsi sulawesi tengah. Habitat satwa ini berada di hutan
pegunungan dan hutan pantai. Keistimewaanya terletak pada ukuran telur
yang lebih besar dari pada telur ayam biasa dan kemampuan terbang
setelah menetas yang berbeda dari kebanyakan unggas.
7. Tamaraw
Tamaraw (Bubalus Mindoroensis) kerabat sapi, kambing dan kerbau yang hanya terdapat di pulau mindanau filiphina. Satwa ini terisolasi di hutan pegunungan pulau mindanau sejak zaman purba. Satwa ini merupakan hewan yang dilindungi di Taman Nasional Gunung Iglit Baco dan Aruyan. Tamaraw merupakan hewan asli filiphina yang terbesar. Satwa ini berhabitat di dataran tinggi hutan tropis pegunungan yang tak jauh dari sumber air. Yang sangat menyukai wilayah bersemak dan rumput di area hutan yang terbuka, karena makanan favoritnya berupa rumput, dedaunan muda, dan bambu-bambu muda.
7. Tamaraw
Tamaraw (Bubalus Mindoroensis) kerabat sapi, kambing dan kerbau yang hanya terdapat di pulau mindanau filiphina. Satwa ini terisolasi di hutan pegunungan pulau mindanau sejak zaman purba. Satwa ini merupakan hewan yang dilindungi di Taman Nasional Gunung Iglit Baco dan Aruyan. Tamaraw merupakan hewan asli filiphina yang terbesar. Satwa ini berhabitat di dataran tinggi hutan tropis pegunungan yang tak jauh dari sumber air. Yang sangat menyukai wilayah bersemak dan rumput di area hutan yang terbuka, karena makanan favoritnya berupa rumput, dedaunan muda, dan bambu-bambu muda.