.comments-page { background-color: #00BFFF;} #blogger-comments-page { padding: 0px 5px; display: none;} .comments-tab { float: left; padding: 5px; margin-right: 3px; cursor: pointer; background-color: #f2f2f2;} .comments-tab-icon { height: 14px; width: auto; margin-right: 3px;} .comments-tab:hover { background-color: #eeeeee;} .inactive-select-tab { background-color: #d1d1d1;} -->

Wednesday, January 23, 2013

Cara dasar digitasi peta dengan software ArcView GIS 3.3

ArcView merupakan salah satu perangkat lunak desktop Sistem Informasi Geografis dan pemetaan yang telah dikembangkan oleh ESRI. Kemampuan-kemampuan perangkat SIG Arc View ini secara umum dapat dijabarkan sebagai berikut :

  1. Pertukaran data : membaca dan menuliskan data dari dan ke dalam format perangkat lunak SIG lainnya.
  2. Melakukan analisis statistik dan operasi-operasi matematis.
  3. Menampilkan Informasi (basisdata) spasial maupun atribut.
  4. Menjawab query spasial maupun atribut.
  5. Melakukan fungsi-fungsi dasar SIG.
  6. Membuat peta tematik
  7. Meng-customize aplikasi dengan menggunakan bahasa skrip.
  8. Melakukan fungsi-fungsi SIG khusus lainnya (dengan menggunakan extensionyang ditujukan untuk mendukung penggunaan perangkat lunak SIG Arc View).

Ada 3 konsep untuk digitasi peta pada ArcView GIS 3.3
yaitu :
  • Polyline: Biasanya digunakan untuk menentukan jalan - jalan di sebuah peta
  • Polygon: Konsep ini berfungsi atau biasa digunakan untuk menentukan batas wilayah suatu daerah pada peta.
  • Point: Point pada ArcView GIS 3.3 dipakai untuk menentukan suatu tempat, misalnya, Rumah Sakit, Restoran, Sekolah, gedung - gedung, Bioskop, Mall dll
Berikut langkah - langkah lengkap cara digitasi dengan menggunakan Konsep Polyline, Polygon dan Point :

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Bagikan